P4TKSB - P4TK SENI DAN BUDAYA YOGYAKARTA-

Majulah Seni Budaya Indonesia

02 Aug 2014

You are here: Home

P4TKSB (P4TK Seni dan Budaya)

Fendi Tertarik Mendalang sejak Balita

Surel Cetak PDF
Untitled document dalang_anakSleman : Pratnanto Adiputro Wicaksono atau yang lebih akrab dengan panggilan Fendi, siswa kelas 4 SD Selomulyo Ngaglik Sleman telah tertarik dengan dunia wayang sejak usia dini. Berbagai prestasi mendalang dan Sastra Jawa berhasil diraihnya lewat berbagai lomba dan festival.
Selengkapnya...

Pelestarian Wayang kulit mengapa tidak

Surel Cetak PDF
Untitled document

wayang-kulit-001Oleh: Dwi Yunanto

Wayang yang merupahkan peninggalan nenek moyang yang adi luhung, syarat akan nilai-nilai kehidupan serta tatanan moral yang tinggi sudah banyak dilupakan oleh generasi muda. Wayang kulit yang begitu banyak tuntunan yang harusnya dapat ditonton oleh semua masyarakat kalah dengan keberadaan film, sinetron, play station dan music serta drama-drama seri dari Korea yang banyak digandrungi oleh remaja dan ibu-ibu dimana jalan dan alur ceriteranya sudah dapat ditebak. Terlebih dengan alunan gerak dan lagu ”Gangnam sytle “ menjadi kiblat musik. Setelah muncul menjadi trend ternyata membius baik anak-anak, remaja dan orang tua....ya itulah dunia panggung.

Selengkapnya...

Apresiasi Seni

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 

Oleh: Toto Sugiarto Arifin

affandi-kandang-penyuApresiasi seni merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran di sekolah baik tingkat dasar maupun menengah, karena apresiasi akan meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan ekspresi dalam menciptakan suatu karya seni. Pembelajaran apresiasi bertujuan untuk mengembangkan kesadaran estetis, walaupun seringkali salah satu pertanyaan yang selalu diperdebatkan, yaitu apakah rasa dapat diajarkan. Pengembangan kemampuan peserta untuk melakukan seleksi atau penilaian berdasarkan suatu kriteria yang telah ditetapkan, sehingga diharapkan peserta memiliki rasa keindahan yang baik, dengan demikian dapat dengan mudah menseleksi dan menilai atau menghargai suatu karya seni (Lowenfeld, 1987: 103).

Selengkapnya...

Daun Indigofera Sebagai Zat Warna Alam Untuk Tekstil

Surel Cetak PDF

 Oleh : Sri Herlina

warna alamTanaman Indigofera tikctoria merupakan tanaman penghasil warna biru dan merupakan salah satu tanaman penghasil warna alam yang khas. Dari hasil fermentasi yang berupa pasta indigo kemudian digunakan untuk mewarnai kain sutera, katun dan kain serat alam seperti: serat lidah mertua (Sansiviera), serat nenas (Agave sisalana), dan serat pisang (Musa paradisiacal). Dari hasil pengujian ketahanan luntur warna terhadap pencucian 400C, ketahanan luntur warna terhadap keringat asam dan basa, ketahanan luntur warna terhadap cahaya terang hari dan ketahanan luntur warna terhadap gosokan dengan membandingkan pada staining scale dan grace scale, penodaan pada kapas kering, kapas basah, sutera, asetat, poliamida, poliester, akrilik dan wol semua hasilnya memenuhi syarat SNI.

Selengkapnya...

Sejarah Lahirnya Seni Topeng

Surel Cetak PDF

 

 

Oleh : Abdul Ghofar

Pendahuluan

topengManusia pada jaman kehidupan primitif masih mempunyai sifat-sifat kehidupan yang sederhana, dan masih tebal kepercayaannya kepada roh-roh halus. Sifat kehidupan mereka terlukis pada karya-karya topeng yang mereka ciptakan. Kepercayaan mereka pada roh-roh pada waktu itu diungkapkan lewat bentuk-bentuk hidung, mulut, dan mata topeng dengan gaya yang masih sederhana. Hal ini disebabkan hidung, mulut, dan mata itu dianggapnya mempunyai sifat-sifat tertentu, misalnya sifat magis, menakutkan, sakti, dan sebagainya. Jadi sifat itu merupakan gambaran rohani mereka yang mendorong untuk melandasi ciptaannya.

Kemudian pada perkembangannya masyarakat dijaman selanjutnya, seni topeng berkembang menjadi permainan anak-anak. Semula untuk membuat topeng semacam itu anak-anak hanya mencoretkan langsung pada muka anak-anak yang lain. Perkembangan selanjutnya coret-coret dipindahkan pada bentuk lain. Misalnya pada tempurung kelapa, kayu dan sebagainya, kemudian topeng permainan anak-anak itu mendapat pengaruh dari raja-raja (keraton) dan selanjutnya dikembangkan dibawah kekuasaan mereka. 

Selengkapnya...

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL