P4TKSB - P4TK SENI DAN BUDAYA YOGYAKARTA-

Majulah Seni Budaya Indonesia

31 Jul 2014

You are here: Home
Pengetahuan Tentang Ballroom

Pengetahuan Tentang Ballroom

Oleh: Lilin Candrawati .S.

Ballroom Dance adalah sebuah tarian yang dilaksanakan di dalam ruangan yan...

Bergunakah Pelajaran Prakarya Bagi Siswa?

Bergunakah Pelajaran Prakarya Bagi Siswa?

Oleh: M. Fajar Prasudi

Dalam kurikulum 2013 terdapat pelajaran Prakarya yang wajib dilaksanakan oleh ...

Terapi Musik Dengan Lirik Lagu Untuk Anak Berkebutuhan Khusus (Autis)

Terapi Musik Dengan Lirik Lagu Untuk Anak Berkebutuhan Khusus (Autis)

Oleh: Diah Uswatun Nurhayati

Setiap anak berhak menikmati masa indah dengan perasaan nyaman dan aman....

Mengembangkan Team Learning Dalam Pembelajaran

Mengembangkan Team Learning Dalam Pembelajaran

Oleh: Irene Nusanti

Dalam sebuah organisasi modern, team learning merupakan unit yang paling men...

Desain Produk Dalam Pembuatan Keramik

Desain Produk Dalam Pembuatan Keramik

Oleh: Sugihartono

Dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan barang atau benda yang akan di buat, se...

Pembentukan Keramik Dengan Teknik Jigger-Jolley

Pembentukan Keramik Dengan Teknik Jigger-Jolley

Oleh: Wahyu Gatot Budiyanto

Khusus untuk proses pembentukan benda keramik dengan teknik cetak secara ...

Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK

Penerapan Pembelajaran Berbasis Proyek di SMK

Oleh: Sri Karyono

Pada saat tulisan ini ditulis terjadi hiruk pikuk terhadap kurikulum 2013, hampir s...

Seri Mental model (2) Mental model untuk Pemimpin

Seri Mental model (2) Mental model untuk Pemimpin

 Oleh: Irene Nusanti

Seri mental model kali ini diperuntukkan untuk melengkapi materi diklat bagi k...

SENI HIAS PADA KERAMIK BAGIAN KE 2 : Penerapan Dekorasi Clay body plastis pada Benda Keramik

SENI HIAS PADA KERAMIK BAGIAN KE 2 : Penerapan Dekorasi Clay body plastis pada Benda Keramik

Oleh: Sugihartono

Penerapan unsur-unsur dekorasi harus dipertimbangkan, tidak asal mendekorasi dengan...

Tinjauan Teknis Keramik Sebagai Alat Saji Bubur Tradisional

Tinjauan Teknis Keramik Sebagai Alat Saji Bubur Tradisional

Oleh: Wahyu Gatot Budiyanto

Bagi kebanyakan orang, keramik atau gerabah bukan merupakan hal yang terl...

Strategi Pembelajaran Ber-team pada Kurikulum 2013 Di SMK

Strategi Pembelajaran Ber-team pada Kurikulum 2013 Di SMK

Oleh : Sri Karyono

Keberhasilan Implementasi Kurikulum 2013 te rutama di SMK menuntut peran guru yang...

Tari Serimpi

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 20
JelekBagus 

Tari Serimpi adalah jenis tarian tradisional Daerah Jawa Tengah. Tarian ini diperagakan oleh empat orang penari yang semuanya adalah wanita. Jumlah ini sesuai dengan arti kata serimpi yang berarti 4. Menurut Kanjeng Brongtodiningrat, komposisi empat penari sebagai simbol dari empat penjuru mata angin yakni Toya (air), Grama (api), Angin(udara) dan Bumi (tanah). Sedangkan nama peranannya adalah Batak, Gulu, Dhada dan Buncit yang melambangkan tiang Pendopo.



Nama serimpi sendiri oleh Dr. Priyono dikaitkan dengan akar kata “impi” atau mimpi. Gerakan lemah gemulai tarian serimpi yang berdurasi ¾ hingga 1 jam itu dianggap mampu membawa para penonton ke alam lain (alam mimpi). Konon, munculnya tari Serimpi berawal dari masa kejayaan Kerajaan Mataram, saat Sultan Agung memerintah antara 1613-1646. Dan tarian ini dianggap sakral karena hanya dipentaskan dalam lingkungan keraton sebagai ritual kenegaraan hingga peringatan Naik Takhta Sultan.

Namun pada tahun 1775, ketika Kerajaan Mataram pecah menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kesultanan Surakarta, tari serimpipun kemudian terbagi menjadi dua aliran yakni gaya Kesultanan Yogyakarta dan Gaya Kesultanan Surakarta. Tari Serimpi di Kesultanan Yogyakarta digolongkan menjadi Serimpi Babul Layar, Serimpi Dhempel, Serimpi Genjung. Sedangkan di Kesultanan Surakarta digolongkan menjadi Serimpi Anglir Mendung dan Serimpi Bondan.

Sebagai tari klasik di kalangan istana Yogyakarta, Tari Serimpi telah menjadi seni yang adhiluhung serta dianggap sebagai pusaka Kraton. Tema yang ditampilkan pada Tari Serimpi menggambarkan pertikaian antara dua hal yang bertentangan yakni antara baik dan buruk, benar dan salah, akal manusia dan nafsu manusia. Ekspresi peperangan dalam tarian ini terlihat jelas dalam gerakan yang sama dari dua pasang prajurit ditunjang properti berupa senjata antara lain keris kecil atau cundrik, jebeng, tombak, jemparing dan pistol.

Kostum yang digunakan adalah kostum pengantin puteri Kraton Yogyakarta yakni dengan dodotan dan gelung bokor sebagai motif hiasan kepala. Namun seiring perkembangan jaman telah beralih menggunakan “kain seredan” dan baju tanpa lengan dengan hiasan kepala berjumbai bulu burung kasuari serta gelung dengan ornamen bunga ceplok dan jebehan.(Sumarti)


Sumber : media online



Pembentukan Keramik Dengan Teknik Cetak (Model Bebas)

Pembentukan Keramik Dengan Teknik Cetak (Model Bebas)

Oleh: Wahyu Gatot Budiyanto

Produk-produk benda ker...

Selengkapnya...
Mengenal Desain Furniture Zaman Rococo(Abad Ke 18, Tahun 1715-1770)

Mengenal Desain Furniture Zaman Rococo(Abad Ke 18, Tahun 1715-1770)

Oleh: M. Lazim

Desain Rococo, yang berasal dari Per...

Selengkapnya...
Terapi Musik Dengan Lirik Lagu Untuk Anak Berkebutuhan Khusus (Autis)

Terapi Musik Dengan Lirik Lagu Untuk Anak Berkebutuhan Khusus (Autis)

Oleh: Diah Uswatun Nurhayati

Setiap anak berhak men...

Selengkapnya...
Pengelola Laboratorium pun Perlu Paham Kurikulum 2013

Pengelola Laboratorium pun Perlu Paham Kurikulum 2013

  Oleh: Isnain Evilina D.

Pemerintah melalui Ke...

Selengkapnya...
73 Persen Dana Bantuan Siswa Miskin Siap Disalurkan

73 Persen Dana Bantuan Siswa Miskin Siap Disalurkan

ilustrasi foto: berita21.com Jakarta--Sebanyak 73 p...
Selengkapnya...
Input Data Tunjangan Profesi Pendidik Ditunggu Hingga 31 Mei 2014

Input Data Tunjangan Profesi Pendidik Ditunggu Hingga 31 Mei 2014



Bandung,Kemdikbud—Para guru yang sampai saat ini b...

Selengkapnya...
Tari Sintren

Tari Sintren

Untitled document

Sintren adalan kesenian tari trad...

Selengkapnya...
Mendikbud : Perkuat Bahasa Indonesia di Percaturan Internasional

Mendikbud : Perkuat Bahasa Indonesia di Percaturan Internasional

Jakarta--Posisi Indonesia di kancah global semakin...
Selengkapnya...
Serunai

Serunai

Serunai, atau juga disebut puput serunai, adalah n...

Selengkapnya...