P4TKSB - P4TK SENI DAN BUDAYA YOGYAKARTA-

Majulah Seni Budaya Indonesia

30 Oct 2014

You are here: Home
P4TK-SB  Akan Gelar Seminar Internasional

P4TK-SB Akan Gelar Seminar Internasional

 

Yogyakarta : Dalam rangka memeriahkan event Festival Seni Internasioanl 2014, Pusat Pengembangan da...

Kepemimpinan Pembelajaran

Kepemimpinan Pembelajaran

Oleh: Irene Nusanti

Disamping materi inti dari modul Kepemimpinan Pembelajaran yang diperuntukkan bag...

Lomba Kreativitas Seni Anak-anak

Lomba Kreativitas Seni Anak-anak

LOMBA KREATIVITAS SENI ANAK-ANAK
Dalam rangka FESTIVAL SENI INTERNASIONAL 2014
:
1. Lomba terbuka bagi ...

Daftar Karya Lolos Seleksi Tahap I

Daftar Karya Lolos Seleksi Tahap I

 

FESTIVAL SENI INTERNASIONAL 2014

CREATIVE VISUAL ARTS COMPETITION – REKREASI GURU SENI

DAFTAR KARY...

Produk Kap lampu Aplikasi Pasir dan Kulit Perkamen

Produk Kap lampu Aplikasi Pasir dan Kulit Perkamen

Oleh: Marsudi

Kap lampu duduk merupakan salah satu jenis kap lampu untuk memperindah rumah sebagai te...

INTERNATIONAL SEMINAR “Social Awareness in Arts Education”

INTERNATIONAL SEMINAR “Social Awareness in Arts Education”

Hari, Tanggal: Rabu, 5 November 2014

sebagai rangkaian kegiatan
Festival Seni Internasional
di PPPPTK S...

Finishing White Wash Pada Furniture Kayu

Finishing White Wash Pada Furniture Kayu

Oleh: Sri Karyono

Makalah ini berjudul Finishing whitewash pada furniture, Tujuan penulisan ini untuk...

Creative Visual Art Competition-Rekreasi Guru Seni

Creative Visual Art Competition-Rekreasi Guru Seni

Karena banyaknya permintaan dari guru, maka pengumpulan photo karya lomba Visual Art (Creative Visua...

Pengembangan Multimedia Interaktif Untuk Diklat Guru Smk Seni Dan Budaya Yogyakarta

Pengembangan Multimedia Interaktif Untuk Diklat Guru Smk Seni Dan Budaya Yogyakarta

Oleh: Sri Karyono

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah: Mengembangkan multimedia Interaktif ...

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sebuah Catatan Peningkatan Kualitas Guru

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sebuah Catatan Peningkatan Kualitas Guru

Oleh: Dwi Yunanto

Kualitas pendidikan di Indonesia telah mengalami erosi sejak lama. Berbagai indikat...

Sharable Content Object Reference Model (SCORM) sebagai Salah Satu Standar Materi E-learning

Sharable Content Object Reference Model (SCORM) sebagai Salah Satu Standar Materi E-learning

Oleh: Ceravina Susanti

Elearning merupakan pembelajaran atau pelatihan yang disiapkan, disajikan, ata...

Tari Serimpi

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 21
JelekBagus 

Tari Serimpi adalah jenis tarian tradisional Daerah Jawa Tengah. Tarian ini diperagakan oleh empat orang penari yang semuanya adalah wanita. Jumlah ini sesuai dengan arti kata serimpi yang berarti 4. Menurut Kanjeng Brongtodiningrat, komposisi empat penari sebagai simbol dari empat penjuru mata angin yakni Toya (air), Grama (api), Angin(udara) dan Bumi (tanah). Sedangkan nama peranannya adalah Batak, Gulu, Dhada dan Buncit yang melambangkan tiang Pendopo.



Nama serimpi sendiri oleh Dr. Priyono dikaitkan dengan akar kata “impi” atau mimpi. Gerakan lemah gemulai tarian serimpi yang berdurasi ¾ hingga 1 jam itu dianggap mampu membawa para penonton ke alam lain (alam mimpi). Konon, munculnya tari Serimpi berawal dari masa kejayaan Kerajaan Mataram, saat Sultan Agung memerintah antara 1613-1646. Dan tarian ini dianggap sakral karena hanya dipentaskan dalam lingkungan keraton sebagai ritual kenegaraan hingga peringatan Naik Takhta Sultan.

Namun pada tahun 1775, ketika Kerajaan Mataram pecah menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kesultanan Surakarta, tari serimpipun kemudian terbagi menjadi dua aliran yakni gaya Kesultanan Yogyakarta dan Gaya Kesultanan Surakarta. Tari Serimpi di Kesultanan Yogyakarta digolongkan menjadi Serimpi Babul Layar, Serimpi Dhempel, Serimpi Genjung. Sedangkan di Kesultanan Surakarta digolongkan menjadi Serimpi Anglir Mendung dan Serimpi Bondan.

Sebagai tari klasik di kalangan istana Yogyakarta, Tari Serimpi telah menjadi seni yang adhiluhung serta dianggap sebagai pusaka Kraton. Tema yang ditampilkan pada Tari Serimpi menggambarkan pertikaian antara dua hal yang bertentangan yakni antara baik dan buruk, benar dan salah, akal manusia dan nafsu manusia. Ekspresi peperangan dalam tarian ini terlihat jelas dalam gerakan yang sama dari dua pasang prajurit ditunjang properti berupa senjata antara lain keris kecil atau cundrik, jebeng, tombak, jemparing dan pistol.

Kostum yang digunakan adalah kostum pengantin puteri Kraton Yogyakarta yakni dengan dodotan dan gelung bokor sebagai motif hiasan kepala. Namun seiring perkembangan jaman telah beralih menggunakan “kain seredan” dan baju tanpa lengan dengan hiasan kepala berjumbai bulu burung kasuari serta gelung dengan ornamen bunga ceplok dan jebehan.(Sumarti)


Sumber : media online



Kepemimpinan Pembelajaran

Kepemimpinan Pembelajaran

Oleh: Irene Nusanti

Disamping materi inti dari modu...

Selengkapnya...
Produk Kap lampu Aplikasi Pasir dan Kulit Perkamen

Produk Kap lampu Aplikasi Pasir dan Kulit Perkamen

Oleh: Marsudi

Kap lampu duduk merupakan salah satu ...

Selengkapnya...
Sharable Content Object Reference Model (SCORM) sebagai Salah Satu Standar Materi E-learning

Sharable Content Object Reference Model (SCORM) sebagai Salah Satu Standar Materi E-learning

Oleh: Ceravina Susanti

Elearning merupakan pembelaj...

Selengkapnya...
Pengelola Laboratorium pun Perlu Paham Kurikulum 2013

Pengelola Laboratorium pun Perlu Paham Kurikulum 2013

  Oleh: Isnain Evilina D.

Pemerintah melalui Ke...

Selengkapnya...
73 Persen Dana Bantuan Siswa Miskin Siap Disalurkan

73 Persen Dana Bantuan Siswa Miskin Siap Disalurkan

ilustrasi foto: berita21.com Jakarta--Sebanyak 73 p...
Selengkapnya...
Input Data Tunjangan Profesi Pendidik Ditunggu Hingga 31 Mei 2014

Input Data Tunjangan Profesi Pendidik Ditunggu Hingga 31 Mei 2014



Bandung,Kemdikbud—Para guru yang sampai saat ini b...

Selengkapnya...
Tari Sintren

Tari Sintren

Untitled document

Sintren adalan kesenian tari trad...

Selengkapnya...
Mendikbud : Perkuat Bahasa Indonesia di Percaturan Internasional

Mendikbud : Perkuat Bahasa Indonesia di Percaturan Internasional

Jakarta--Posisi Indonesia di kancah global semakin...
Selengkapnya...
Serunai

Serunai

Serunai, atau juga disebut puput serunai, adalah n...

Selengkapnya...