P4TKSB - P4TK SENI DAN BUDAYA YOGYAKARTA-

Majulah Seni Budaya Indonesia

20 Dec 2014

Berita:
You are here: Home
Seminar Internasional untuk Membangun Kesadaran Sosial yang Sudah Luntur

Seminar Internasional untuk Membangun Kesadaran Sosial yang Sudah Luntur

Proses globalisasi yang ditandai dengan pesatnya kemajuan teknologi dan informasi, melahirkan pengar...

Meski Event Internasional, Seni Tradisional Tetap Diminati

Meski Event Internasional, Seni Tradisional Tetap Diminati

Yogyakarta (6/11) , FSI 2014 yang menampilkan pertunjukan dari dalam dan luar negeri selalu mendapat ...

Kolaborasi Teater Gerak Lintas Negara: Kritik Polusi Kota

Kolaborasi Teater Gerak Lintas Negara: Kritik Polusi Kota

Kritik terhadap polusi kota diungkapkan dalam pertunjukkan kolaborasi teater gerak bertajuk “Our Cit...

Duo Gitar

Duo Gitar

“Duo Gitar”, Zoltan Paldi dan Rendra Pangestu unjuk kebolehan gaya penjarian gitar untuk membawakan ...

Malin Kundang 'Dikutuk' di P4TK Seni dan Budaya

Malin Kundang 'Dikutuk' di P4TK Seni dan Budaya

Dentuman bunyi “Sarawa Galembong” (celana besar) membuka penampilan awal pelajar SMKN 7 Padang, Suma...

Kolaborasi Guru Musik: “Terimakasih, kami akan kembali ke kelas,”

Kolaborasi Guru Musik: “Terimakasih, kami akan kembali ke kelas,”

Biasannya kami dihadapan anak-anak. Ada yang dari SD, SMP, SMA, SMK. Kali ini kami tersanjung karen...

Teater Malaysia Tampil “Seronok”

Teater Malaysia Tampil “Seronok”

Berkisah tentang sekumpulan narapidana narkoba yang mementaskan pertunjukkan dalam rangka tahun emas...

Sanggar Seni  “Belajar Kesenian Tradisional Kalteng” Tampil di FSI 2014

Sanggar Seni “Belajar Kesenian Tradisional Kalteng” Tampil di FSI 2014

Yogyakarta : Sanggar Seni “Belajar Kesenian Tradisional Kalteng”, Selasa (4/11) tampil pada acara Fes...

Memupuk Kreatifitas Anak sebagai Bekal Menghadapi Tantangan Masa Depan

Memupuk Kreatifitas Anak sebagai Bekal Menghadapi Tantangan Masa Depan

Yogyakarta :  Dalam memasuki  era global,  kreatifitas menjadi bekal  utama  ...

Lomba Kreatifitas Anak: Pancing Imajinasi Mengolah Bahan

Lomba Kreatifitas Anak: Pancing Imajinasi Mengolah Bahan

Anak-anak Sekolah Dasar (SD) kelas 4, 5 dan 6 ditantang kreatifitasnya untuk menciptakan karya seni....

Dirjen Kebudayaan Berharap,  Sumber Daya Kebudayaan bisa Dikelola dengan Baik

Dirjen Kebudayaan Berharap, Sumber Daya Kebudayaan bisa Dikelola dengan Baik

Yogyakarta   : Direktur Jenderal Kebudayaan, Prof. Dr.  Kacung Marijan , mengemukakan panda...

P4TKSB Akan Perbanyak Event Festival

P4TKSB Akan Perbanyak Event Festival

Yogyakarta (5/11 ), Untuk memberikan ruang kreatifitas yang lebih luas bagi guru seni budaya kedepan ...

Lima Penari, Lima Negara

Lima Penari, Lima Negara

Dance Collaboration bertajuk “5 Characters” menyegarkan performance art di Festival Seni Internasi o na l (F...

Kolaborasi Teater Guru Seni, Kritik Lingkungan Hidup

Kolaborasi Teater Guru Seni, Kritik Lingkungan Hidup

Mesin pemotong glondongan kayu mulai bekerja. Bunyinya bising membelah kubikkan kayu. Dari akar hing...

Juragan Ternak Ditaklukan Binatang

Juragan Ternak Ditaklukan Binatang

Penampilan Teater musikal yang dimainkan pelajar dari SMK Negeri 12 Surabaya hebohkan panggung Festiva...

Jiwa Seninya Tidak  Padam Meski  Tak Lagi Menjadi Top Manajemen Bidang Seni

Jiwa Seninya Tidak Padam Meski Tak Lagi Menjadi Top Manajemen Bidang Seni

Yogyakarta : Melepas jabatan karena purna tugas, tidak membuat Mantan Kepala Pusat Pengembangan dan P...

SMKN 10 Bandung

SMKN 10 Bandung "Buka Panggung" di P4TKSB

Yogyakarta (4/11), “Buka Panggung” demikian judul yang diangkat dalam pementasan tari dramatik yang d...

Mendung, Masyarakat Tetap Ramai Saksikan FSI

Mendung, Masyarakat Tetap Ramai Saksikan FSI

 

Festival Seni Internasional (FSI) 2014 yang digelar P4TK Seni dan Budaya dari kemarin hingga 7 Nove...

Siswa-siswa Sekolah lakukan Apresiasi Seni dengan mengunjungi FSI 2014

Siswa-siswa Sekolah lakukan Apresiasi Seni dengan mengunjungi FSI 2014

Yogyakarta : Siswa-siswa sekolah SD Selomulya, Sukoharjo, Ngaglik, Sleman siang tadi, Selasa 04 Novem...

Enam Karya Terbaik  Guru yang Lolos Dalam Lomba Visual  Arts

Enam Karya Terbaik Guru yang Lolos Dalam Lomba Visual Arts

Yogyakarta : Dari hasil penilaian dewan Juri, terhadap 52 karya guru seni budaya yang lolos pada sele...

“Zeus Murka” di Auditorium

“Zeus Murka” di Auditorium

SMK 1 Kasihan Bantul (SMKI), Yogyakarta tampil di pentas Festival Seni Internasional (FSI) 2014 yang...

FSI 2014 Diwarnai Aksi Penanaman Pohon

FSI 2014 Diwarnai Aksi Penanaman Pohon

Yogyakarta : Sesuai dengan tema yang diangkat yaitu ”Seni untuk Pendidikan dan Lingkungan”, nuansa Fe...

“Rojo” Sebuah Hasrat dan Sensualitas

“Rojo” Sebuah Hasrat dan Sensualitas

Tiga orang penari wanita yang cantik meliuk-liuk di atas panggung. Saling bertatapan. Tubuhnya denga...

Timor Leste Pentas di FSI

Timor Leste Pentas di FSI

Negara tetangga Indonesia, Timor Leste tampil perdana pada pentas performing art di Festival Seni Inte...

FSI 2014  Hari ini Resmi Dibuka oleh Kepala BPSDM-PMP

FSI 2014 Hari ini Resmi Dibuka oleh Kepala BPSDM-PMP

Yogyakarta : Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia  Pendidik dan Tenaga Kependidikan dan...

Jathilan Bocah “Ndadi” di FSI 2014

Jathilan Bocah “Ndadi” di FSI 2014

 

 Jathilan Bocah Gumregah dari Kalasan, Sleman tampil pada pembukaan Festival Seni Intenasional (FSI...

Lomba Visual Arts untuk Menyatukan Unsur Seni Lukis dan Seni Kriya

Lomba Visual Arts untuk Menyatukan Unsur Seni Lukis dan Seni Kriya

Yogyakarta : Seni Rupa dan Seni Lukis adalah dua unsur seni yang memiliki nuansa dan karakteristik se...

INTERNATIONAL SEMINAR “Social Awareness in Arts Education” Rabu, 5 November 2014

INTERNATIONAL SEMINAR “Social Awareness in Arts Education” Rabu, 5 November 2014

Sebagai rangkaian kegiatan Festival Seni Internasional di PPPPTK Seni dan Budaya, Yogyakarta

Lomba Foto Festival Seni Internasional 2014

Lomba Foto Festival Seni Internasional 2014

 LOMBA FOTO FSI 2014

Jadwal Festival Seni Internasional 2014

Jadwal Festival Seni Internasional 2014

Jadwal Festival Seni Internasional 2014

P4TK-SB  Akan Gelar Seminar Internasional

P4TK-SB Akan Gelar Seminar Internasional

Yogyakarta : Dalam rangka memeriahkan event Festival Seni Internasioanl 2014, Pusat Pengembangan dan ...

Kepemimpinan Pembelajaran

Kepemimpinan Pembelajaran

Oleh: Irene Nusanti

Disamping materi inti dari modul Kepemimpinan Pembelajaran yang diperuntukkan bag...

Lomba Kreativitas Seni Anak-anak

Lomba Kreativitas Seni Anak-anak

LOMBA KREATIVITAS SENI ANAK-ANAK
Dalam rangka FESTIVAL SENI INTERNASIONAL 2014
:
1. Lomba terbuka bagi ...

Tari Serimpi

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 21
JelekBagus 

Tari Serimpi adalah jenis tarian tradisional Daerah Jawa Tengah. Tarian ini diperagakan oleh empat orang penari yang semuanya adalah wanita. Jumlah ini sesuai dengan arti kata serimpi yang berarti 4. Menurut Kanjeng Brongtodiningrat, komposisi empat penari sebagai simbol dari empat penjuru mata angin yakni Toya (air), Grama (api), Angin(udara) dan Bumi (tanah). Sedangkan nama peranannya adalah Batak, Gulu, Dhada dan Buncit yang melambangkan tiang Pendopo.



Nama serimpi sendiri oleh Dr. Priyono dikaitkan dengan akar kata “impi” atau mimpi. Gerakan lemah gemulai tarian serimpi yang berdurasi ¾ hingga 1 jam itu dianggap mampu membawa para penonton ke alam lain (alam mimpi). Konon, munculnya tari Serimpi berawal dari masa kejayaan Kerajaan Mataram, saat Sultan Agung memerintah antara 1613-1646. Dan tarian ini dianggap sakral karena hanya dipentaskan dalam lingkungan keraton sebagai ritual kenegaraan hingga peringatan Naik Takhta Sultan.

Namun pada tahun 1775, ketika Kerajaan Mataram pecah menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kesultanan Surakarta, tari serimpipun kemudian terbagi menjadi dua aliran yakni gaya Kesultanan Yogyakarta dan Gaya Kesultanan Surakarta. Tari Serimpi di Kesultanan Yogyakarta digolongkan menjadi Serimpi Babul Layar, Serimpi Dhempel, Serimpi Genjung. Sedangkan di Kesultanan Surakarta digolongkan menjadi Serimpi Anglir Mendung dan Serimpi Bondan.

Sebagai tari klasik di kalangan istana Yogyakarta, Tari Serimpi telah menjadi seni yang adhiluhung serta dianggap sebagai pusaka Kraton. Tema yang ditampilkan pada Tari Serimpi menggambarkan pertikaian antara dua hal yang bertentangan yakni antara baik dan buruk, benar dan salah, akal manusia dan nafsu manusia. Ekspresi peperangan dalam tarian ini terlihat jelas dalam gerakan yang sama dari dua pasang prajurit ditunjang properti berupa senjata antara lain keris kecil atau cundrik, jebeng, tombak, jemparing dan pistol.

Kostum yang digunakan adalah kostum pengantin puteri Kraton Yogyakarta yakni dengan dodotan dan gelung bokor sebagai motif hiasan kepala. Namun seiring perkembangan jaman telah beralih menggunakan “kain seredan” dan baju tanpa lengan dengan hiasan kepala berjumbai bulu burung kasuari serta gelung dengan ornamen bunga ceplok dan jebehan.(Sumarti)


Sumber : media online



Kepemimpinan Pembelajaran

Kepemimpinan Pembelajaran

Oleh: Irene Nusanti

Disamping materi inti dari modu...

Selengkapnya...
Perajin Bambu Dusun Brajan Sendangagung Semangat Belajar Membuat Alat Musik Angklung

Perajin Bambu Dusun Brajan Sendangagung Semangat Belajar Membuat Alat Musik Angklung

Oleh: Ali Sulchan

Untuk memacu dan meningkatkan mot...

Selengkapnya...

Pengembangan Diri

Oleh: Irene Nusanti

Dalam rangka melaksanakan progr...

Selengkapnya...
Antusiasme Mahasiswa Asing Belajar Seni Dan Budaya Indonesia Melalui Program Beasiswa Darmasiswa RI

Antusiasme Mahasiswa Asing Belajar Seni Dan Budaya Indonesia Melalui Program Beasiswa Darmasiswa RI

PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta setiap tahun men...

Selengkapnya...
73 Persen Dana Bantuan Siswa Miskin Siap Disalurkan

73 Persen Dana Bantuan Siswa Miskin Siap Disalurkan

ilustrasi foto: berita21.com Jakarta--Sebanyak 73 p...
Selengkapnya...
Input Data Tunjangan Profesi Pendidik Ditunggu Hingga 31 Mei 2014

Input Data Tunjangan Profesi Pendidik Ditunggu Hingga 31 Mei 2014



Bandung,Kemdikbud—Para guru yang sampai saat ini b...

Selengkapnya...
Tari Sintren

Tari Sintren

Untitled document

Sintren adalan kesenian tari trad...

Selengkapnya...
Mendikbud : Perkuat Bahasa Indonesia di Percaturan Internasional

Mendikbud : Perkuat Bahasa Indonesia di Percaturan Internasional

Jakarta--Posisi Indonesia di kancah global semakin...
Selengkapnya...
Serunai

Serunai

Serunai, atau juga disebut puput serunai, adalah n...

Selengkapnya...