P4TKSB - P4TK SENI DAN BUDAYA YOGYAKARTA-

Majulah Seni Budaya Indonesia

20 Sep 2014

You are here: Home
Peningkatan Kualitas Mutu Pembelajaran  Melalui Pengembangan Rencana Pembelajaran

Peningkatan Kualitas Mutu Pembelajaran Melalui Pengembangan Rencana Pembelajaran

Oleh: Irene Nusanti

Sebelum membicarakan apa pun terkait dengan perubahan, terlebih dahulu setiap ora...

Peranan Media Pembelajaran dalam Meningkatan Mutu Tamatan SMK-SB

Peranan Media Pembelajaran dalam Meningkatan Mutu Tamatan SMK-SB

Oleh: Marsudi

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju turut juga mewarnai situasi dan...

Meningkatkan Profesional Guru

Meningkatkan Profesional Guru

Oleh: Winarto

Setiap ada kegiatan Rakernas/Rembuk NasionaI Kemendiknas seIaIu menggarisbawahi tentang...

Aplikasi Metode Pasar Uji Virtual (Virtual Test Market) pada Studi Perilaku Konsumen di Internet

Aplikasi Metode Pasar Uji Virtual (Virtual Test Market) pada Studi Perilaku Konsumen di Internet

Oleh: Kuntari Eri Murti

Virtual test market (VTM) merupakan salah satu metode penelitian eksperimen y...

Pendidikan Abad 21 dan Implementasinya pada Pembelajaran di SMK untuk  Paket Keahlian Desain Interior

Pendidikan Abad 21 dan Implementasinya pada Pembelajaran di SMK untuk Paket Keahlian Desain Interior

Oleh: Kuntari Eri Murti

Tiga konsep pendidikan abad 21 telah diadaptasi oleh Kementerian Pendidikan d...

Manajemen Perubahan

Manajemen Perubahan

Oleh: Kuntari Eri Murti

Perubahan adalah abadi. Dalam kehidupan manusia, setiap saat terjadi perubaha...

Mengenal Lempung atau Tanah Liat  sebagai Bahan Pokok untuk Produk Keramik

Mengenal Lempung atau Tanah Liat sebagai Bahan Pokok untuk Produk Keramik

Oleh : Sugihartono

Hampir semua tanah liat yang ada di Indonesia disebut "lempung". Lempung merupakan...

Kebijakan Pendidikan Nasional Dalam Era Global Menyangkut Pendidikan Nilai

Kebijakan Pendidikan Nasional Dalam Era Global Menyangkut Pendidikan Nilai

Oleh: Is Yuli Gunawan

Penyelenggaraan pendidikan sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-undang Nom...

Komunikasi Dan Presentasi Dalam Pendidikan Dan Pelatihan (Diklat)

Komunikasi Dan Presentasi Dalam Pendidikan Dan Pelatihan (Diklat)

Oleh: Irene Nusanti

Pada dasarnya orang hidup selalu melakukan komunikasi. Demikian pula dalam pendid...

Perencanaan Pembelajaran Pengembangan Sikap Peserta Didik Pada Kurikulum 2013

Perencanaan Pembelajaran Pengembangan Sikap Peserta Didik Pada Kurikulum 2013

Oleh : Sri Karyono

Makalah ini berjudul Perencaaan pembelajaran pengembangan sikap siswa pada kurikul...

Mengubah Sampah Organik Menjadi Kompos Melalui Resapan Lubang Biopori

Mengubah Sampah Organik Menjadi Kompos Melalui Resapan Lubang Biopori

Oleh: Dwi Sayekti

Banjir dan sampah tentunya telah menjadi problem yang tidak pernah selesai dan sang...

Tari Serimpi

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 20
JelekBagus 

Tari Serimpi adalah jenis tarian tradisional Daerah Jawa Tengah. Tarian ini diperagakan oleh empat orang penari yang semuanya adalah wanita. Jumlah ini sesuai dengan arti kata serimpi yang berarti 4. Menurut Kanjeng Brongtodiningrat, komposisi empat penari sebagai simbol dari empat penjuru mata angin yakni Toya (air), Grama (api), Angin(udara) dan Bumi (tanah). Sedangkan nama peranannya adalah Batak, Gulu, Dhada dan Buncit yang melambangkan tiang Pendopo.



Nama serimpi sendiri oleh Dr. Priyono dikaitkan dengan akar kata “impi” atau mimpi. Gerakan lemah gemulai tarian serimpi yang berdurasi ¾ hingga 1 jam itu dianggap mampu membawa para penonton ke alam lain (alam mimpi). Konon, munculnya tari Serimpi berawal dari masa kejayaan Kerajaan Mataram, saat Sultan Agung memerintah antara 1613-1646. Dan tarian ini dianggap sakral karena hanya dipentaskan dalam lingkungan keraton sebagai ritual kenegaraan hingga peringatan Naik Takhta Sultan.

Namun pada tahun 1775, ketika Kerajaan Mataram pecah menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kesultanan Surakarta, tari serimpipun kemudian terbagi menjadi dua aliran yakni gaya Kesultanan Yogyakarta dan Gaya Kesultanan Surakarta. Tari Serimpi di Kesultanan Yogyakarta digolongkan menjadi Serimpi Babul Layar, Serimpi Dhempel, Serimpi Genjung. Sedangkan di Kesultanan Surakarta digolongkan menjadi Serimpi Anglir Mendung dan Serimpi Bondan.

Sebagai tari klasik di kalangan istana Yogyakarta, Tari Serimpi telah menjadi seni yang adhiluhung serta dianggap sebagai pusaka Kraton. Tema yang ditampilkan pada Tari Serimpi menggambarkan pertikaian antara dua hal yang bertentangan yakni antara baik dan buruk, benar dan salah, akal manusia dan nafsu manusia. Ekspresi peperangan dalam tarian ini terlihat jelas dalam gerakan yang sama dari dua pasang prajurit ditunjang properti berupa senjata antara lain keris kecil atau cundrik, jebeng, tombak, jemparing dan pistol.

Kostum yang digunakan adalah kostum pengantin puteri Kraton Yogyakarta yakni dengan dodotan dan gelung bokor sebagai motif hiasan kepala. Namun seiring perkembangan jaman telah beralih menggunakan “kain seredan” dan baju tanpa lengan dengan hiasan kepala berjumbai bulu burung kasuari serta gelung dengan ornamen bunga ceplok dan jebehan.(Sumarti)


Sumber : media online



Peningkatan Kualitas Mutu Pembelajaran  Melalui Pengembangan Rencana Pembelajaran

Peningkatan Kualitas Mutu Pembelajaran Melalui Pengembangan Rencana Pembelajaran

Oleh: Irene Nusanti

Sebelum membicarakan apa pun te...

Selengkapnya...
Mengenal Desain Furniture Zaman Rococo(Abad Ke 18, Tahun 1715-1770)

Mengenal Desain Furniture Zaman Rococo(Abad Ke 18, Tahun 1715-1770)

Oleh: M. Lazim

Desain Rococo, yang berasal dari Per...

Selengkapnya...
Sharable Content Object Reference Model (SCORM) sebagai Salah Satu Standar Materi E-learning

Sharable Content Object Reference Model (SCORM) sebagai Salah Satu Standar Materi E-learning

Oleh: Ceravina Susanti

Elearning merupakan pembelaj...

Selengkapnya...
Pengelola Laboratorium pun Perlu Paham Kurikulum 2013

Pengelola Laboratorium pun Perlu Paham Kurikulum 2013

  Oleh: Isnain Evilina D.

Pemerintah melalui Ke...

Selengkapnya...
73 Persen Dana Bantuan Siswa Miskin Siap Disalurkan

73 Persen Dana Bantuan Siswa Miskin Siap Disalurkan

ilustrasi foto: berita21.com Jakarta--Sebanyak 73 p...
Selengkapnya...
Input Data Tunjangan Profesi Pendidik Ditunggu Hingga 31 Mei 2014

Input Data Tunjangan Profesi Pendidik Ditunggu Hingga 31 Mei 2014



Bandung,Kemdikbud—Para guru yang sampai saat ini b...

Selengkapnya...
Tari Sintren

Tari Sintren

Untitled document

Sintren adalan kesenian tari trad...

Selengkapnya...
Mendikbud : Perkuat Bahasa Indonesia di Percaturan Internasional

Mendikbud : Perkuat Bahasa Indonesia di Percaturan Internasional

Jakarta--Posisi Indonesia di kancah global semakin...
Selengkapnya...
Serunai

Serunai

Serunai, atau juga disebut puput serunai, adalah n...

Selengkapnya...