P4TKSB - P4TK SENI DAN BUDAYA YOGYAKARTA-

Majulah Seni Budaya Indonesia

24 Oct 2014

You are here: Home
Finishing White Wash Pada Furniture Kayu

Finishing White Wash Pada Furniture Kayu

Oleh: Sri Karyono

Makalah ini berjudul Finishing whitewash pada furniture, Tujuan penulisan ini untuk...

Creative Visual Art Competition-Rekreasi Guru Seni

Creative Visual Art Competition-Rekreasi Guru Seni

Karena banyaknya permintaan dari guru, maka pengumpulan photo karya lomba Visual Art (Creative Visua...

Pengembangan Multimedia Interaktif Untuk Diklat Guru Smk Seni Dan Budaya Yogyakarta

Pengembangan Multimedia Interaktif Untuk Diklat Guru Smk Seni Dan Budaya Yogyakarta

Oleh: Sri Karyono

Tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah: Mengembangkan multimedia Interaktif ...

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sebuah Catatan Peningkatan Kualitas Guru

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sebuah Catatan Peningkatan Kualitas Guru

Oleh: Dwi Yunanto

Kualitas pendidikan di Indonesia telah mengalami erosi sejak lama. Berbagai indikat...

Sharable Content Object Reference Model (SCORM) sebagai Salah Satu Standar Materi E-learning

Sharable Content Object Reference Model (SCORM) sebagai Salah Satu Standar Materi E-learning

Oleh: Ceravina Susanti

Elearning merupakan pembelajaran atau pelatihan yang disiapkan, disajikan, ata...

Aktualisasi Lomba Kerajinan  Daur Ulang 2014

Aktualisasi Lomba Kerajinan Daur Ulang 2014

Oleh: Ali Sulchan

Untuk memacu dan meningkatkan kreatifitas dalam menggali seluruh potensi kearifan l...

Peningkatan Kualitas Mutu Pembelajaran  Melalui Pengembangan Rencana Pembelajaran

Peningkatan Kualitas Mutu Pembelajaran Melalui Pengembangan Rencana Pembelajaran

Oleh: Irene Nusanti

Sebelum membicarakan apa pun terkait dengan perubahan, terlebih dahulu setiap ora...

Peranan Media Pembelajaran dalam Meningkatan Mutu Tamatan SMK-SB

Peranan Media Pembelajaran dalam Meningkatan Mutu Tamatan SMK-SB

Oleh: Marsudi

Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju turut juga mewarnai situasi dan...

Meningkatkan Profesional Guru

Meningkatkan Profesional Guru

Oleh: Winarto

Setiap ada kegiatan Rakernas/Rembuk NasionaI Kemendiknas seIaIu menggarisbawahi tentang...

Aplikasi Metode Pasar Uji Virtual (Virtual Test Market) pada Studi Perilaku Konsumen di Internet

Aplikasi Metode Pasar Uji Virtual (Virtual Test Market) pada Studi Perilaku Konsumen di Internet

Oleh: Kuntari Eri Murti

Virtual test market (VTM) merupakan salah satu metode penelitian eksperimen y...

Pendidikan Abad 21 dan Implementasinya pada Pembelajaran di SMK untuk  Paket Keahlian Desain Interior

Pendidikan Abad 21 dan Implementasinya pada Pembelajaran di SMK untuk Paket Keahlian Desain Interior

Oleh: Kuntari Eri Murti

Tiga konsep pendidikan abad 21 telah diadaptasi oleh Kementerian Pendidikan d...

Lengger-Calung

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

Kesenian tradisional lengger-calung tumbuh dan berkembang di wilayah Banyumas. Sesuai namanya, tarian lengger-calung terdiri dari lengger (penari) dan calung (gamelan bambu), gerakan tariannya sangat dinamis dan lincah mengikuti irama calung. Di antara gerakan khas tarian lengger antara lain gerakan geyol, gedheg dan lempar sampur.

Dulu penari lengger adalah pria yang berdandan seperti wanita, kini penarinya umumnya wanita cantik sedangkan penari prianya hanya sebagai badut pelengkap yang berfungsi untuk memeriahkan suasana. Biasanya badut hadir pada pertengahan pertunjukan. Jumlah penari lengger antara 2 sampai 4 orang, mereka harus berdandan sedemikian rupa sehingga kelihatan sangat menarik. Rambut kepala disanggul, leher sampai dada bagian atas biasanya terbuka, sampur atau selendang biasanya dikalungkan dibahu serta  mengenakan kain/jarit dan stagen.

Lengger menari mengikuti irama khas Banyumasan yang lincah dan dinamis dengan didominasi oleh gerakan pinggul sehingga terlihat sangat menggemaskan. Peralatan gamelan calung terdiri dari gambang barung, gambang penerus, dhendhem, kenong dan gong yang semuanya terbuat dari bambu wulung (hitam), sedangkan kendang atau gendang sama seperti gendang biasa. Dalam penyajiannya calung diiringi vokalis yang lebih dikenal sebagai sinden. Satu grup calung minimal memerlukan 7 orang anggota terdiri dari penabuh gamelan dan penari/lengger.


Sumber : wikipedia.org

Foto: iannnews.com

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sebuah Catatan Peningkatan Kualitas Guru

Pendidikan Profesi Guru (PPG) Sebuah Catatan Peningkatan Kualitas Guru

Oleh: Dwi Yunanto

Kualitas pendidikan di Indonesia ...

Selengkapnya...
Produk Kap lampu Aplikasi Pasir dan Kulit Perkamen

Produk Kap lampu Aplikasi Pasir dan Kulit Perkamen

Oleh: Marsudi

Kap lampu duduk merupakan salah satu ...

Selengkapnya...
Sharable Content Object Reference Model (SCORM) sebagai Salah Satu Standar Materi E-learning

Sharable Content Object Reference Model (SCORM) sebagai Salah Satu Standar Materi E-learning

Oleh: Ceravina Susanti

Elearning merupakan pembelaj...

Selengkapnya...
INTERNATIONAL SEMINAR “Social Awareness in Arts Education”

INTERNATIONAL SEMINAR “Social Awareness in Arts Education”

Hari, Tanggal: Rabu, 5 November 2014

sebagai rangka...

Selengkapnya...
73 Persen Dana Bantuan Siswa Miskin Siap Disalurkan

73 Persen Dana Bantuan Siswa Miskin Siap Disalurkan

ilustrasi foto: berita21.com Jakarta--Sebanyak 73 p...
Selengkapnya...
Input Data Tunjangan Profesi Pendidik Ditunggu Hingga 31 Mei 2014

Input Data Tunjangan Profesi Pendidik Ditunggu Hingga 31 Mei 2014



Bandung,Kemdikbud—Para guru yang sampai saat ini b...

Selengkapnya...
Tari Sintren

Tari Sintren

Untitled document

Sintren adalan kesenian tari trad...

Selengkapnya...
Mendikbud : Perkuat Bahasa Indonesia di Percaturan Internasional

Mendikbud : Perkuat Bahasa Indonesia di Percaturan Internasional

Jakarta--Posisi Indonesia di kancah global semakin...
Selengkapnya...
Serunai

Serunai

Serunai, atau juga disebut puput serunai, adalah n...

Selengkapnya...