facebook40 twitter40 google40 pinteres40 youtube40 instagram40

Mendikbud Minta Guru Diberi Kebebasan Berimprovisasi

Mendikbud Prof Dr Muhajir Effendy MAP foto bersama dengan pejabat struktural dan wisyaiswara PPPPTK SB serta panitia Pelatihan K-13

P4TKSB
Typography

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof Dr Muhajir Effendy MAP meminta agar guru diberi kebebasan dan kewenangan untuk melakukan improvisasi dalam menerapkan kurikulum 2013 (K-13). Guru tidak boleh ‘dipenjara’ dalam menerapkan K-13, mengingat The Real Curriculum itu adalah guru itu sendiri.

Hal tersebut diungkapkan Mendikbud saat memberi pengarahan kepada kepada para widyaiswara dan panitia dari PPPPTK SB yang akan melaksanakan Pelatihan K-13. Pengarahan diberikan saat Mendikbud berkunjung ke PPPPTK SB pada Minggu (6/5). Mendikbud yang diterima Kepala PPPPTK SB Drs Muhadjir MA dan pejabat struktural lainnya, juga menyempatkan meninjau lingkungan dan sejumlah fasilitas yang ada di PPPPTK SB.

Pada kesempatan itu, Mendikbud juga menyinggung tentang sistem zonasi yang harus diterapkan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2018. “Idealnya dalam sistem zonasi ini tidak ada seleksi masuk. Radius calon siswa yang paling dekat dengan sekolah yang paling berhak diterima,” tandasnya.

Ditambahkannya, sistem zonasi ini sebenarnya untuk mengatasi ketimpangan sekolah. “Sekolah itu harus kumpulan anak-anak pinter dan tidak pinter, tidak boleh pilih-pilih. Sistem ini sudah diterapkan di negara-negara maju, seperti Jerman, Jepang dan Belanda,” ujarnya.

Lebih lanjut Mendikbud menekankan perlunya rotasi guru-guru yang selama ini mengajar di sekolah favorit ke sekolah yang selama ini menerima siswa ‘buangan’. “Sebenarnya sistem zonasi ini sangat simple dan bisa mengetahui bisa mengetahui berapa siswa yang akan masuk SMP atau SMA di zona tertentu dengan melihat jumlah lulusan. Sehingga tinggal menentukan kuotanya untuk masing-masing sekolah di zona sama. Dengan sistem ini tidak ada lagi sekolah yang tutup karena tidak mendapatkan siswa,” terangnya. (Janu)

BLOG COMMENTS POWERED BY DISQUS