Petugas dari PT Kodamkar memeragakan pengunaan APAR

PUSAT Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya (PPPPTK SB) Yogyakarta mendatangkan petugas dari PT Komando Pemadam Kebakaran (Kodamkar) Yogyakarta untuk memberikan penyuluhan terhadap proteksi kebakaran kepada sejumlah staf. Penyuluhan dilakukan di halaman PPPPTK SB pada Selasa (12/12/2017).
Selain memberikan penyuluhan cara menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), juga memperagakan cara pemadaman api secara tradisional dengan menggunakan karung goni yang dibasahi air, juga pemadaman secara modern menggunakan APAR. Sejumlah staf PPPPTK SB disaksikan Kepala Bidang Fasilitasi Peningkatan Kompetensi PPPPTK SB Drs Rahayu Windarto MM, langsung melakukan praktik pemadaman dengan dua cara ini.
Manajer Umum PT Kodamkar Yogyakarta Saifudin menjelaskan, selama ini banyak instansi dan lembaga maupun perusahaan swasta yang mempunyai APAR hanya sekedar untuk memenuhi persyaratan medapatkan perizinan. Namun tidak tahu cara penggunaannya yang benar. Selain itu APAR tidak dirawat sehingga banyak yang rusak.
“Salah satu tugas kami adalah menyadarkan masyarakat tentang pentignya penggunaan alat-alat seperti APAR untuk mencegah terjadinya kebakaran. Tindakan prefentif harus dilakukan untuk menghindari kebakaran ini. Jika terjadi kobakar api, harus segera dipadamkan dengan alat yang tersedia sebelum mendatangkan pemadam kebakaran,” ungkapnya. (Janu)

Stand PPPPTK Seni dan Budaya

PUSAT Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya (PPPPTK SB) Yogyakarta ikut ambil bagian dalam Pameran Pekan Kreativitas dan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan 2017 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) 2017. Pameran ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 24 dan 25 November 2017 di Plaza Insan Berprestasi, Gedung Ki Hajar Dewantara, Kemendikbud, Senayan, Jakarta.
Pameran yang diikuti Unit Utama maupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) di lingkungan Direktoran Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK ) ini dibuka Plt. Direktur Jenderal GTK, Hamid Muhammad didampingi pejabat eselon II di lingkungan Ditjen GTK. Prosesi pembukaan ditandai dengan pengguntingan pita.
Guru dan tenaga kependidikan terpilih juga diberikan kesempatan untuk menampilkan karya inovasi guru baik secara individu maupun komunitas dalam pameran tersebut.
PPPPTK SB dalam pameran itu menampilkan karya-karya guru binaan dan widyaiswara, berupa produk kriya kayu, kriya kulit, seni rupa, Desan Komunkasi Visual (DKV), animasi dan tekstil. Juga memajang batik tulis hasil karya siswa-siswa SMK di Gedangsari, Gunungkidul yang merupakan binaan PPPPTK SB kerja sama dengan Astra.
Puncak peringatan HGN 2017 dilaksaakan pada Sabtu (25/11/2017) didahului dengan upacara bendera dengan Pembina Upacara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy. Dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba yang diselenggarakan dalam rangka memperingati HGN 2017. (Janu)

Peserta Pelatihan Peningkatan JF-PTP

UNTUK meningkatkan kompetensi pemangku Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (JF-PTP), digelar pelatihan bagi pemangku JF-PTP dari berbagai instansi di lingkungan DIY dan Jawa Tengah pada 2-4 Oktober 2017 di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya (PPPPTK SB) Yogyakarta.

Para peserta Diklat Program PKP tengah mengerjakan tes awal

PUSAT Pengembangan dan pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya (PPPPTK SB) menyelenggarakan Diklat Penyegaran dan Pembekalan Calon Instruktur Nasional Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), mulai 12 Juli hingga 3 Agustus di Solo dan Yogyakarta.

Mendikbud Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P (berpeci) saat berkunjung di PPPPTK Seni dan Budaya

MENTERI Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P meminta kepada jajaran Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya (PPPPTK SB) untuk mejaga integritas dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

Para guru peserta Diklat Keahlian Ganda unntuk paket keahlian DKV

SEBANYAK 392 guru dari berbagai wilayah di tanah air, mengikuti Diklat Program Keahlian Ganda untuk In-2 sebagai kelanjutan dari rangkaian sebelumnya, yakni On-1, In-1 dan On-2 yang diselengarakan PPPPTK Seni dan Budaya yang telah dimulai 20 Agustus 2017 lalu dan berlangsung hingga 2 Oktober 2017.

Peserta Keahlian Ganda mengikuti Pembukaan Diklat

PPPPTK Seni dan Budaya menerbitkan Surat Edaran Tambahan Pelaksanaan ON-2 Program Keahlian Ganda. Dalam surat ini terdapat panduan mengenai pelaksanaan, penetapan peserta, tempat pelaksanaan, pengaturan waktu pelaksanaan, belajar mandiri dan penugasan, pelaksanaan praktik mengajar, pelaksanaan praktik kerja industri, maupun bantuan ON bagi peserta. Surat ini menjadi petunjuk bagi peserta keahlian ganda dalam pelaksanaan ON-2 pada 14 Mei s.d. 13 Agustus 2017.

Artikel Selanjutnya...

Halaman 1 dari 5