facebook40 twitter40 google40 pinteres40 youtube40 instagram40

ARTIKEL DAN BERITA UTAMA

Grid List

Gustav, Bermain, SDN Sapen Yogyakarta

Pendidikan

Oleh: Dr. Toto Sugiarto Arifin, M.Hum, Tulisan ringan ini dipersembahkan bagi anak-anak yang merayakan Hari Anak Nasional pada tanggal 23 Juli 2017. Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap hak tumbuh kembang anak, yang telah disepakati dalam Konvensi Hak-hak Anak. Konvensi ini merupakan salah satu perjanjian Internasional yang dihasilkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengenai Hak Asasi Manusia (HAM). Di Indonesia, konvensi ini dimuat dalam Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 tentang Pengesahan Conventional on The Rights of The Child, diperkuat dengan Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 23 tahun 2003.  Sesuai dengan kategori hak-hak anak yang dikeluarkan oleh UNICEF (badan PBB yang khusus menangani anak-anak), hak tumbuh kembang anak meliputi: all kind of education (formal and non-formal) and the right to a standard of living which is adequate for child’s physical, mental, spiritual, moral and social development (semua jenis pendidikan -formal maupun nonformal- dan hak terhadap standar hidup sesuai dengan perkembangan fisik, mental, spiritual, moral, dan sosial anak).

Sepatu dari kulit sisa

Seni

Oleh: Marsudi

Penelitian ini bertujuan untuk mengaplikasikan proses desain dalam pembuatan produk sepatu dari kulit sisa (aval) yang benar dengan pembelajaran proses desain dan strategi pembelajaran pada diklat produktif kriya kulit.

Oleh: Irene Nusanti

Teaching portfolio merupakan materi yang diusulkan untuk menjadi salah satu materi diklat yang diselenggarakan oleh PPPPTK Seni dan Budaya. Tujuan dari kajian ini adalah untuk meningkatkan keterampilan mengajar guru melalui teaching portfolio.

Oleh: Supriyanta Tyas Purnomo

Proses penciptaan sebuah karya melalui beberapa tahap antara lain identifikasi masalah  yaitu bagaimana penerapan kulit perkamen yang dipadukan dengan kulit tersamak dengan motif pahatan wayang purwa pada produk kap lampu, bahan pokok, bahan penunjang yang digunakan serta proses kerja yang dilaksanakan. Di samping hal tersebut menginvetarisasi data dengan  mencari data-data yang diperlukan.

Oleh: Winarto, M.Pd

Abad ke 21 menunjukkan perkembangan kebudayaan yang luar biasa, dengan sebutan sebagai abad teknologi, karena manusia telah dapat mempergunakan alat-alat teknologi ringan dan berat yang serba canggih . Teknologi maju pesat , kecepatan kendaraan melebihi kecepatan suara sehingga dunia menjadi semakin kecil, kehidupan manusia mengglobal, menuntut modernisasi, dengan sifat-sifatnya yang praktisitas dan efisiensi.

Kondisi dan situasi kehidupan mengalami perubahan besar yang cukup drastis dan kompleks, memerlukan keseimbangan manusia dalam perilakunya menyikapi segala sesuatu. Secara umum tampak sebagai perilaku masyarakat.

Widyaiswara sebagai ujung tombak dalam diklat peningkatan kompetensi guru seni dan budaya harus mampu mengantisipasi perkembangan teknologi yang kadang-kadang diluar nalar manusia. Hal ini akan mampu meningkatkan profesionalisme untuk meningkatkan peran widyaiswara dalam melestarikan dan mengembangkan seni budaya kita.

Oleh: Irene Nusanti

Komunikasi merupakan hal yang penting dan dapat menunjang keberhasilan suatu diklat. Artikel tentang komunikasi ini bertujuan untuk mengkaji peningkatan komunikasi dalam pembelajaran diklat melalui strategi self-talk.Kajian terhadap konsep belajar menunjukkan bahwa belajar yang mendatangkan perubahan adalah belajar yang dipraktekkan. Kajian terhadap konsep komunikasi dan self-talk menunjukkan bahwa komunikasi dengan diri sendiri akan berpengaruh pada komunikasi dengan orang lain. Sedangkan kajian terhadap konsep kediklatan menunjukkan bahwa dengan praktek,orang dewasa bisa belajar lebih. Dari pembahasan tersebut disimpulkan bahwa kajian terhadap strategi self-talk yang dipraktekkan selama diklat berlangsung dapat digunakan untuk mengembangkan komunikasi dalam pembelajaran diklat.

Para peserta Diklat Program PKP tengah mengerjakan tes awal

P4TKSB

PUSAT Pengembangan dan pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya (PPPPTK SB) menyelenggarakan Diklat Penyegaran dan Pembekalan Calon Instruktur Nasional Program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), mulai 12 Juli hingga 3 Agustus di Solo dan Yogyakarta.

Kepala Seksi Program PPPPTK SB Sigit Purnomo MPd menjelaskan, Diklat dibagi menjadi dua gelombang. Untuk gelombang pertama diikutui 1.000 calon Instruktur Nasional dari Jawa Tengah (Jateng) dibagi dalam 25 kelas. Untuk penyegaran gelombang pertama berlangsung hingga 17 Juli dan untuk pembekalan berakhir 21 Juli.

Sedang untuk gelombang kedua, diikuti sekitar 1.225 orang yang dimulai 25 Juli. Untuk penyegaran berlangsung hingga 30 Juli dan untuk pembekalan berakhir pada 3 Agustus.

Tujuan dari Diklat itu adalah untuk menyiapkan Instruktur nasional Program PKB guru jenjang Sekolah Dasar (SD) yang kompeten dan profesional. Hasil yang diharapkan, tersedianya Instruktur nasional Program PKB guru jenjang Sekolah Dasar SD yang kompeten dan profesional.

Program PKB merupakan program nasional yang dicanangkan Kementerian Pendidikan dan kebudayaan RI melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga kependidikan (Dirjen GTK). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Ditjen GTK, yakni pada tahun 2017 nilai uji kompetensi guru secara nasional mencapai rata-rata 7.00. (Janu)

Peserta Keahlian Ganda mengikuti Pembukaan Diklat

P4TKSB

PPPPTK Seni dan Budaya menerbitkan Surat Edaran Tambahan Pelaksanaan ON-2 Program Keahlian Ganda. Dalam surat ini terdapat panduan mengenai pelaksanaan, penetapan peserta, tempat pelaksanaan, pengaturan waktu pelaksanaan, belajar mandiri dan penugasan, pelaksanaan praktik mengajar, pelaksanaan praktik kerja industri, maupun bantuan ON bagi peserta. Surat ini menjadi petunjuk bagi peserta keahlian ganda dalam pelaksanaan ON-2 pada 14 Mei s.d. 13 Agustus 2017.

SATUAN Pengamanan (Satpam) Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya (PPPPTK SB) Yogyakarta meningkatkan kebugaran dengan melakukan olah tubuh meliputi senam, PBB, push-up, skot jump dan lari. Kegiatan ini dilaksanakan di komplek PPPPTK SB pada Rabu (24/5/2017).

Koordinator Satpam PPPPTK SB Giyana menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti 21 orang yang dilaksanakan secara rutin setiap 2 bulan sekali. “Kegiatan olah tubuh ini dilaksanakan rutin setiap dua bulan sekali. Selain untuk meningkatkan kebugaran, juga untuk meningkatkan kinerja Satpam di PPPPTK SB ini,” ujarnya.

Ditambahkan Giyana, kegiatan itu sekaligus untuk meningkatkan kedisiplinan dan kebersamaan antarpersonil Satpam di PPPPTK SB. Kegiatan dilaksanakan dari pagi hingga siang yang diakhiri dengan pembinaan. (Janu)

UNTUK memperluas jaringan dan mengembangkan lembaga dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Seni dan Budaya (PPPPTK SB) Yogyakarta menjalin kerja sama dengan universitas tertua di China, yakni Nanjing Agricultural University (NAU).

 

Seiring berakhirnya diklat Sertifikasi Keahlian Ganda IN-1 yang dilaksanakan oleh PPPPTK Seni dan Budaya Yogyakarta yang telah ditutup pada tanggal 17 Mei 2017, tahap selanjutnya yang harus dijalani oleh peserta adalah memasuki fase ON-2. Jika pada tahap ON-1 dan IN-1 peserta telah menyelesaikan 7 Kelompok Kompetensi (KK) dari modul yang dipelajari, maka untuk ON-2 peserta diharuskan menyelesaikan 2 KK modul. Selanjutnya panduan evaluasi pelaksanaan ON-2  bagi peserta dapat diunduh pada tautan berikut.

Bahan Tayang Persiapan dan Pelaksanaan ON-2

Panduan Evaluasi ON-1 dan ON-2.

 

 

Simposium PTP 2017

P4TKSB

PUSAT Teknologi Informasi dan Komunikasi (Pustekkom) Kemendikbud menggelar Simposium Regional Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP) di Hotel Peninsula Slipi Jakarta pada 29 hingga 31 Maret 2017. Simposium dibuka Mendikbud Prof Dr Muhadjir Effendy M.Ap, didampingi Sekretaris Jenderal Kemdikbud Didik Suhardi Ph.D serta Plt Kepala Pustekkom Dr IrAri Santoso, DEA.

 

1. Nama      : Guntur Aga Tirtana

Judul      : Cacth Me

Alamat   : Jalan Pingit Kidul No.67, Bumijo, Jetis, Yogyakarta 55231

 

2. Nama      : M. Rizal Purnawan

Judul      : Memainkan Lakon

Alamat   : JL Kaliurang Km. 14,5 Sleman Yogyakarta

 

3. Nama      : Muhammad Yoris Ramdhansyah

Judul       : Mata-Mata

Alamat    : Kranggan RT/RW: 001/006, Kel. Bokoharjo, Kec. Prambanan, Sleman, DIY

 

5 Juara harapan

·         Nama           : Ary Gunawan

Judul            : Menunggu Giliran Pentas

Alamat         : Kawedan, bangunkerto, turi, sleman, yogyakarta

 

·         Nama          : Desmond Manullang

Judul           : Reflection

Alamat        : Jl. Parangtritis 5.5 Tarudan, Sewn, Bantul, Jogjakarta

 

·         Slamet Widodo

Judul           : Menjelang Pentas

Alamat        :Sambek RT/RW 002/007, Wonosobo

 

·         Nama         : Isvara Pranidhana

Judul           : Bermain di antara Etalase Festival Seni Internasional

Alamat        : Griya Shanti, Gang Gatotkaca No.134, Ngabean Kulon, Sinduharjo, Ngaglik, Sleman Yogyakarta.

 

·         Nama          : Thomas Christiawan

Judul           : Pesta Panen

Alamat        : Gancahan 8, Sidomulyo, Godean, Sleman, Yogyakarta 55564

 

 

 

Video FSI 2016 - Musik Etnik Guru Seni Budaya bersama Briana (USA), Pablo (Spanyol), Karim (Venezuella), Huang (Taiwan), dan Signe (Denmark), Komposer: Kartiman

Agenda Mendatang