P4TKSB - P4TK SENI DAN BUDAYA YOGYAKARTA-

Majulah Seni Budaya Indonesia

Berita:
You are here: Berita Artikel Seni dan Budaya Seni Teknik Pembuatan Ikat Celup dan Pewarnaan

Teknik Pembuatan Ikat Celup dan Pewarnaan

Surel Cetak PDF
Penilaian Pengguna: / 2
JelekBagus 

Oleh: Wiwik Pudiastuti

batik ikatDi Indonesia kain jumputan dikenal dengan nama nama yang berbeda-beda, masyarakat Jawa menyebutnya Jumputan, di daerah Bali dikenal dengan nama Sangsangan, sedangkan di Palembang orang menamakannya kain Pelangi, di Kalimantan dikenal dengan istilah Sasirangan, dan di Sulawesi dikenal dengan nama kain Roto.

Warna-warna yang dterapkan biasanya menggunakan warna-warna ke arah warna tua seperti merah tua, hijau tua, hitam, biru tua dan sebagainya. Tetapi dengan adanya perkembangan jaman dan teknologi, kain jumputan ini menggunakan warna-warna yang disenangi oleh konsumen atau pasar.

Teknik Jumpatan (tie dye) adalah suatu proses pencelupan, yaitu sebagian kain diikat rapat menggunakan tali menurut pola tertentu, sebelum dicelup dengan zat warna. Dengan demikian bagian-bagian yang diikat tidak terkena celupan dan pada bagian tersebut terbentuklah motif hias jumputan yang sangat khas.

Untuk membuat motif jumputan atau ikat celup terdapat beberapa teknik khusus yang menghasilkan motif-motif tertentu, antara lain:

Teknik ikatan, ikatan berbelit, ikatan garis, mengikatkan benda, ikatan lingkaran berulang.

Lebih lanjut download di sini: Teknik Pembuatan Ikat Celup dan Pewarnaan.pdf

 

Chat dengan P4TKSB

Klik tombol Login with Facebook untuk chat dengan P4TKSB.
Login With Facebook